| Last Updated |
May 21, 2026, 04:46 (UTC)
|
| Created |
May 18, 2026, 03:34 (UTC)
|
| A. Metode Pengumpulan Data |
Metode pengumpulan data sekunder dalam kegiatan ini dilakukan melalui penghimpunan dan telaah berbagai data serta informasi yang bersumber dari Perangkat Daerah, instansi vertikal, dan dokumen resmi terkait ketahanan pangan di Kabupaten Lampung Utara. Data yang dikumpulkan meliputi indikator ketersediaan pangan, akses terhadap pangan, pemanfaatan pangan, kondisi sosial ekonomi masyarakat, kependudukan, pertanian, kesehatan, infrastruktur dasar, serta data pendukung lain yang relevan dengan penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA). Pengumpulan data dilakukan dengan memanfaatkan laporan statistik, publikasi resmi, basis data sektoral, serta dokumen perencanaan dan evaluasi yang telah tersedia. Selanjutnya, data tersebut diverifikasi dan dianalisis untuk menghasilkan informasi yang akurat dan terintegrasi guna mendukung perencanaan, pemantauan, mitigasi risiko kerawanan pangan, serta pengambilan kebijakan pengelolaan ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional. |
| B.1 [Variabel = Luas lahan pertanian] ; [Konsep = Luas lahan] |
Total luas lahan yang berada dalam kewenangan suatu entitas untuk dikelola atau diurus, mencakup lahan milik sendiri, lahan yang berasal dari pihak lain, tidak termasuk lahan yang berasal dari pihak lain. Lahan yang dikuasai berupa lahan pertanian (lahan sawah dan/atau lahan bukan sawah) |
| B.2 [Variabel = Jumlah penduduk] ; [Konsep : Penduduk] |
Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Lampung Utara selama 1 tahun atau lebih dan /atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap |
| B.3 [Variabel = Sumber air minum layak] ; [Konsep : Air minum layak] |
Air minum yang berasal dari sumber yang terlindung, meliputi: leding, sumur bor/pompa, sumur terlindungi, mata air terlindung, air hujan |
| B.4 [Variabel = Jumlah rumah tangga] ; [Konsep : Rumah tangga] |
Banyaknya rumah tangga di suatu wilayah pada suatu waktu tertentu |
| B.5 [Variabel = Tingkat kesejahteraan] ; [Konsep : Status kesejahteraan] |
Status kesejahteraan keluarga dalam kemampuannya memenuhi kebutuhan dasar minimum yang diperlukan untuk hidup layak dan bermartabat |
| B.6 [Variabel = Akses jalan desa] ; [Konsep : Akses jalan desa] |
Bagian dari populasi desa/kelurahan yang memiliki jalan yang dapat dilalui kendaraan bermotor roda 4 atau lebih |
| B.7 [Variabel = Jumlah tenaga kesehatan] ; [Konsep : Tenaga kesehatan] |
Banyaknya tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenagapromosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku |
| B.8 [Variabel = Jumlah sarana prasarana dan ekonomi] ; [Konsep : Sarana prasarana ekonomi] |
Jumlah sarana dan prasarana ekonomi yaitu pasar, minimarket, toko, warung dan restoran |
| B.9 [Variabel = Luas wilayah] ; [Konsep : Luas wilayah] |
Total luas lingkungan daerah menurut letak geografis yang mengacu pada sistem pengkodean wilayah |